





Bibit pete siap tanam menjadi tahap lanjutan dalam proses budidaya pohon petai. Pada fase ini, batang telah mengalami penebalan awal dan daun majemuk terlihat segar serta tersusun rapi.
Penanaman sebaiknya dilakukan pada lubang tanam yang telah dipersiapkan dengan tanah gembur dan drainase baik. Setelah dipindahkan, penyiraman rutin membantu akar menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Penopang sementara dapat digunakan untuk menjaga batang tetap tegak selama masa adaptasi. Dalam beberapa bulan, pertumbuhan cabang mulai terlihat dan struktur tanaman semakin kokoh.
Pemangkasan ringan membantu membentuk tajuk agar seimbang dan terarah. Pengelolaan gulma di sekitar area tanam menjaga persaingan unsur hara tetap terkendali. Dengan teknik budidaya yang konsisten, bibit pete siap tanam berkembang menjadi pohon tinggi yang memasuki fase pembungaan dan pembentukan polong sesuai siklus alaminya.
